Rabu, 11 Mei 2016

RENUNGAN TENTANG HATI




(1)    Dalam Mujam  Maqoyis Al-Lugah dijabarkan pengertian kata qalb, Pertama, Hati itu mudah berubah. Sehingga Nabi saw pernah berdoa, Ya Allah yang membolak-balikkan Hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-MU(HR At-Turmudzi dari Anas bin Malik). Kedua, hati adalah bagian paling murni dan mulia. Sehingga Nabi saw bersabda, Sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika dia baik maka baik pula seluruh anggota tubuh. Jika rusak maka akan rusak pula seluruh anggota tubuh. Ketahuilah ia adalah hati. (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Penjelasan Al-Quran surat Al-Baqarah (2) ayat 7

(2)    Jangan menodai Hati. Hati adalah sumber ilham dan pertimbangan, tempat lahirnya cinta dan benci, keimanan dan kekufuran, taubat dan dengki, serta ketenangan dan kebimbangan. Hati juga sumber kebahagiaan jika kita mampu membersihkannya, namun juga dapat menjadi sumber bencana jika kita gemar menodainya.  Abu Hurerah ra pernah berkata, Hati adalah Raja, sedangkan anggota badan adalah tentara. Jika Raja itu baik, maka akan baik pulalah tentaranya. Jika Raja itu buruk, maka akan buruk pula tentaranya.

Abu Huraerah ra berkata bahwasanya Rasulullah saw pernah bersabda, Janganlah kalian banyak tertawa (apalagi tertawa yang sangat terbahak-bahak atau terpingkal-pingkal), karena banyak tertawa akan mematikan hati (membuat hati menjadi keras). (HR. At-Turmudzi dan Ibnu Majah)
Penjelasan Al-Quran surat Al-Baqarah (2) ayat 73-74 ("....Dia memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya) agar kamu mengerti.  Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang (airnya) memancar dari padanya.  Ada pula yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya.  Dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah.  Dan Allah tidaklah lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.")

Ibnu Umar ra berkata, Rasulullah saw bersabda, "Janganlah banyak bercakap selain untuk berdzikir kepada Allah. Sesungguhnya sejauh-jauh manusia dari Allah ialah mereka yang berhati keras." (HR. At-Turmudzi)

(3)    (1)    Abu Said ra berkata, Rasulullah saw bersabda, Hati itu ada empat macam: Hati yang bersih, ia seperti lentera yang bercahaya; Hati yang tertutup, ia terikat dengan tutupnya; Hati yang sakit; dan Hati yang terbalik.

     Adapun hati yang bersih adalah hati orang yang beriman, ia seperti lentera yang bercahaya. Sedangkan Hati yang tertutup adalah hati orang kafir. Hati yang sakit adalah Hati orang munafik, ia mengetahui yang baik namun ia mengingkari. Dan Hati yang terbalik adalah hati yang di dalamnya ada iman dan ada nifak. Perumpamaan imannya di situ adalah seperti tanah yang memberikan air yang bersih, sedangkan nifak seperti bisul, di dalamnya hanya nanah dan darah, maka di antara keduanya yang paling kuat, ia akan mengalahkan lainnya. (HR. Ahmad)   
      Penjelasan Al-Quran surat Al-Baqarah (2) ayat 88

(4)    Ibnu Abbas ra berkata, Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya orang yang didalam tidak suatu pun dari Al-Quran tidak ada sedikit pun ayat-ayat Al-Quran yang dihafalnya, maka ia adalah seperti rumah yang musnah (sunyi dari perkakas)" (HR At-Turmudzi)


5)  Nabi saw bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak memandang postur tubuhmu dan tidak pula pada kedudukan dan harta kekayaanmu, tetapi Allah memandang pada hatimu.  Siapa saja yang memiliki hati yang saleh maka Allah menyukainya. Bani Adam yang paling dicintai Allah ialah yang paling bertaqwa." (HR. Muslim dan Ath-Thabrani)



6) Hati mempunyai satu pintu yang bisa ditembus setan yang menjadi lawan bagi pintu yang menembus ke alam gaib.  Sedangkan setan mempunyai lammah (dorongan) seperti malaikat yang mempunyai lammah. Sifat-sifat yang tercela merupakan tempat masuk setan ke dalam hati. Untuk mempersempit tempat berjalannya setan atau menutupnya adalah tergantung pada kadar seberapa jauh orang mengendalikan sifat-sifatnya. Pintu setan akan semakin melebar, tergantung seberapa jauh orang membiarkan atau melalaikan sifat-sifat buruk pada dirinya.


7) Abu Huraerah ra berkata, Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "masuklah ke dalam surga itu para kaum yang hatinya seperti hati burung (hati yang tawakal)." (HR. Muslim)


    8)  Rasulullah sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Siapa saja yang menjadikan dunia sebagai ambisinya, maka Allah akan mencerai beraikan urusannya, dan Allah akan menjadikannya miskin. Tidaklah ia akan mendapatkan dunia kecuali apa yang telah ditetapkan baginya.  Dan siapa saja yang menjadikan akherat sebagai niatannya, maka Allah akan menyatakan urusannya dan membuatnya kaya hati, serta ia akan diberi dunia sekalipun dunia memaksanya." (HR. Ibnu Majah dari ZAid bin Stabit)

      9) Manfaat Zikir bagi hati : Zikir dapat mendatangkan kebahagiaan, kegembiraan dan kelapangan bagi orang yang melakukannya, serta dapat melahirkan ketenangan dan ketentraman di dalam hati orang yang melakukannya. (sumber : Al-Wabil As-Sayyih)
     
      10)  Manfaat Tafakur : Tafakur atau berfikir akan menurunkan dan membuahkan pengetahuan, menghasilkan ilmu. Pada gilirannya, ilmu akan menggerakan hati, lalu hati akan menggerakan anggota tubuh untuk melakukan perbuatan. Oleh karena itu, berfikir dengan mendalam, merenung, atau bertafakur merupakan kunci dari amal yang saleh, atau perbuatan yang baik dan bijak.  Ini lebih baik daripada zikir, dan zikir lebih baik daripada mengajar. Karena tafakur juga berarti zikir. Maka dari itu, tafakur lebih baik dari semua amal dan pekerjaan.
   
      Tafakur akan membimbing dan menuntun manusia kepada simpulan pengertian yang sangat bermakna dan berguna bahwa akherat lebih baik dari dunia.  Ketika fikiran ini tertanam mendalam dalam hati, niscaya hal itu akan memimpin seseorang kepada sikap dan perilaku zuhud dari dunia dan berhasrat besar kepada kedamaian dan kebahagiaan yang kekal di akherat. Inilah perubahan dalam hati.

    11) Nabi Shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Andaikan syeitan-syeitan tidak mengelilingi hati manusia (menggodanya) mereka pasti melihat kerajaan langit."

      Sifat-sifat yang tercela merupakan tempat masuk syeitan ke dalam hati.  Anda mempunyai dua pilihan, antara menutup pintu syeitan sehingga hati bisa menjadi tempat hikmah dan tempat turunnya malaikat, atau membiarkan pintu tersebut sehingga hati tempat bersarangnya syeitan.

12) Jika hawa nafsu dengan sifat-sifat  yang menjadi tentara syeitan sudah menguasai hati seseorang dan hati itu tidak mempunyai pendukung untuk menghancurkannya, bahkan kian sudah tertekan, maka itu akan menjadi penyebab rusaknya kualitas  kelembutan hati. Inilah yang dimaksud dengan hati yang kelam. (Ihya Ulumuddin)

     13) Hati menjadi keras ada penyebabnya. Penyebab-penyebab kerasnya hati di antaranya :
      Pertama :  Banyak melakukan dosa. Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya seorang mukmin jika melakukan dosa, maka akan terbintik hitam di hatinya, jika dia bertobat, berhenti (dari dosa tersebut) dan memohon ampun, maka hatinya akan mengkilap. Apabila dia terus melakukan dosa, maka bertambah pula titik hitam itu." (HR Muslim)

      Kedua : Lalai dari ketaatan.  Allah berfirman, "Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahannam banyak dari kalangan Jin dan Manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah), dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telingan (tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah).  Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi.  Mereka itulah orang-orang yang lengah." (Al-Quran Surat Al-A'raf (7) : 179)

      14)  Makna Qalb (hati), Qalb (hati) mempunyai dua makna :

       pertama, Hati berarti daging yang berbentuk pohon cemara yang ada di sebelah kiri dada. Di dalamnya terdapat rongga yang diisi darah yang berwarna hitam. Ia merupakan sumber dan pusat roh. Dengan bentuk ini, daging tersebut juga ada di dalam tubuh hewan dan orang mati.

           kedua, latifah rabbaniyah rohaniah yang mempunyai semua hubungan dengan daging tersebut. Latifah inilah yang mengetahui Allah dan menjangkau sesuatu yang tidak bisa dijangkau oleh imajinasi dan ilusi.  Ia merupakan substansi manusia dan juru bicara. Makna inilah yang diisyaratkan Allah dalam firman-Nya, "Sesungguhnya dalam hal itu ada peringatan bagi orang yang memiliki hati." (Al-Quran surat Qaf (50) ayat 37)

      Andaikan yang dimaksud dengan hati adalah daging yang berbentuk pohon cemara tadi, niscaya setiap orang memilikinya.  
      (IHYA ULUMUDDIN)

       Penjelasan Al-Quran surat Al-An'am (6) ayat 43 :   
       "Tetapi mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati ketika siksaan Kami datang menimpa mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan syeitan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan."

           
      15) Bersambung. Insya Allah.




Sumber : Mushaf Al-Quran Ar-Rahman : The Inspire. Al-Qolam




===============

Maaf, ikut nebeng, bagi yang mau memenuhi kebutuhan hidupnya klik http://onstore.co.id/s/00367940001

Baca juga : http://mang-emfur.blogspot.co.id/2016/05/apakah-kita-hanya-mau-berpangku-tangan.html

Tidak ada komentar: